Mengapa Ibrahim Melihat Bintang, Bulan, Lalu Matahari? Arkeologi dan Astronomi Menjawab
Jakarta, 18 Mei 2026 – Di kota kuno Ur, di mana ziggurat menjulang ke langit Mesopotamia, seorang pemuda dikisahkan menatap cakrawala dan memulai perjalanan spiritual yang mengubah kesadaran religius umat manusia. Al-Qur’an menyimpan momen ini dengan presisi luar biasa: pengamatan berurutan Ibrahim terhadap sebuah planet (bintang), bulan, dan matahari – masing-masing adalah dewa di zamannya – dan penolakannya … Continue reading Mengapa Ibrahim Melihat Bintang, Bulan, Lalu Matahari? Arkeologi dan Astronomi Menjawab
Copy and paste this URL into your WordPress site to embed
Copy and paste this code into your site to embed